21.11
Candi Surawana diperkirakan para ahli arkeologi dan sejarah merupakan pendharmaan Bhre Wengker dari masa Majapahit, seperti yang termuat dalam kitab Negarakertagama bahwa Bhre Wengker meninggal pada tahun 1388 M, di dharmakan di Curabhana/Vishnubhuavanapura (Surawana).
02.09
Candi Tikus terdiri dari batur (kaki candi) dengan menara yang diperkirakan berbentuk miniatur Candi di atasnya serta terdapat kolam yang mengelilingi batur. Batur tersebut bertingkat dua, menempel pada dinding sisi selatan kolam.
01.10
Candi Wringin Branjang berdenah persegi empat dengan panjang 4 meter Lebar 3 meter sedangkan tingginya mencapai 5 meter. Arah hadap Candi Wringin Branjang menghadap ke utara.
28.08
Nenek moyangku seorang pelaut, Gemar mengarungi luas samudra, Menerjang ombak tiada takut, Menempuh badai sudah biasa
07.07
Pria yang berasal dari Kanton, Cina, ini bermarkas di Palembang, kota pantai di selatan Pulau Sumatra, tepat di bibir Selat Malaka. Chen Zuyi mungkin memilih Palembang sebagai basisnya karena di kota-air itu banyak terdapat komunitas Cina. Chen melihat peluang akan keberhasilannya sebagai perompak karena saat itu Kerajaan Sriwijaya telah melemah kekuatan lautnya.
07.03
Cerita drama Sandhyakala ning Majapahit ini terdiri atas pengantar cerita (KataBermula) dan lima bagian (babak). Kata Bermula berisi tentang doakepada Syiwabudha, agar lakon yang dipersembahkan itu berjalan denganselamat
[ 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 ]
Informasi lebih lanjut
[wacana@nusantara-online.com]
+62-22-930-746-96
Jln. Jakarta 20-22
Komplek Kota Kembang Permai
Ruko Kav. 21.A, Bandung-Indonesia