01.04
Kompleks ide atau gagasan bersumber dari pedoman hidup yang merupakan identitas diri dari suatu masyarakat. Gagasan-gagasan tersebut saling berkaitan dan menjadi suatu sistem yang disebut sistem budaya. Sistem budaya setiap bangsa memiliki nilai-nilai yang khas. Hal tersebut dapat terlihat dari hasil budaya yang dihasilkan, seperti halnya relief candi.
28.05
Diperkirakan terdapat antara 1.000-1.200 bahasa Austronesia yang berbeda, berdasarkan kriteria bahasa yang membedakan bahasa dan dialek. Bahasa-bahasa ini dituturkan oleh sekitar 270 juta orang, di mana persebarannya tidak merata.
26.03
Pan Sinegeg wau hingkang banting diri, ingkang kocap ingkang para Oliya, woes prapta hing Goenoeng Cerme
sampun musti hing pangestu, tanpaliyan dinungnung kapti, anging Allah tangala, tarkinning pandulor
Sultan Demak.
25.02
Babad Nitik yang seluruhnya terdiri dari tiga puluh lima pupuh tembang itu berisikan pengalaman Sultan Agung sejak masih menjadi putra mahkota, pelantikannya sebagai sultan, dan masa pemerintahannya yang berpusat di keraton Kerto.
16.02
Banyak ahli berpendapat bahwa aksara Batak berasal dari aksara Semit Kuno, lalu menurun ke Semit Utara, Aramea, masuk ke Brahmi (India Selatan), lalu Pallawa, kemudian Sumatra. Dasar penulisan Batak sendiri terdiri dari dua perangkat huruf, Ina Ni Surat dan Anak Ni Surat. Sistem tulisan seperti ini biasanya dipakai di India. Tradisi penulisan aksara Batak Toba diduga telah ada sejak abad ke-13.
24.10
Aksara dan bahasa memiliki kedudukan dan fungsi dalam kehadirannya. Kedudukan di sini diartikan bahwa aksara dan bahasa ditempatkan dalam ranah kehidupan kemanusiaan sama dengan bidang-bidang lainnya, karena dapat memberi makna kehidupan manusia.



