Editorial
Kedaulatan Bangsa Hari Ini
Tim Wacana Nusantara
Ketika itu tahun 1289 M. Utusan Kaisar Mongol, bernama Meng Chi, menghadap Kertanegara, Raja Singasari. Sang utusan meminta agar Jawa menyatakan diri takluk pada Kaisar Kubilai Khan dari Mongol, penguasa kaum nomaden di Asia Tengah. Maharaja Kertanegara Wikrama Dharmattunggadwa tentu tersinggung wibawanya dan langsung melukai utusan yang jauh datang dari seberang itu. Konon, sang utusan dipotong telinganya oleh Kertanegara. Dan jawaban pun jelas sudah: Singasari tak perlu bertekuk lulut di bawah kaki kebesaran Mongol.
Artikel Terbaru
03.09
Tak ada aturan tertulis mengenai Aluk Todolo, kepercayaan kepada leluhur warga Dusun Kanan di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kepercayaan mereka diturunkan secara lisan, turun-temurun, dan mengikat kehidupan sehari-hari.
03.09
Pemanfaatan sumberdaya perairan umum, aspek ekologi dalam hal kelestarian sumberdaya dan fungsi-fungsi ekosistem harus dipertahankan sebagai landasan utama untuk mencapai kesejahteraan.
02.09
Bangunan-banguna megalitik di Pasemah dengan karakteristik morfologi dan fungsinya dapat kita amati bagaimana hubungan megalitik-megalitik tersebut terhadap kehidupan religi dan tampilan seni yang kontemporer pada zamannya.
Ritual Nusantara
Cara Menghormat Bangsa Nusantara
Drs. Lucky Hendrawan, M.Ds.
Munjung mengandung arti "menjunjung" atau “meninggikan derajat" atau "penghormatan sangat tinggi". Sikap munjung adalah cara atau tata-krama menghaturkan "hormat" bangsa Nusantara kepada sesuatu yang dituju, yaitu dengan cara merapatkan kedua telapak tangan di depan wajah. Selengkapnya...
Agenda
Tidak ada agenda dalam waktu dekat.
Buku Tamu
Danuarjo @ 07 September 17:50
Sajian yang mengagumkan
Admin @ 04 September 12:20
@nuyuy: Salam Nusantara!
nuyuy @ 02 September 13:57
salam nusantara!
Admin @ 31 August 13:55
@bureq: mari sama-sama kita selamatkan.
bureg sandeq @ 29 August 02:22
data sulawesi barat belum terselamatkan